Jelajahi keindahan dan kekayaan sejarah Candi Prambanan, sebuah warisan budaya Indonesia yang megah dan penuh makna.
Candi Prambanan, dengan arsitektur yang megah dan sejarah yang kaya, adalah salah satu warisan budaya yang paling memukau di Indonesia. Artikel ini akan membawa Anda menjelajahi keindahan dan keunikan Candi Prambanan, mulai dari relief yang memukau hingga mitologi yang melatarbelakanginya.
Eksplorasi ini tidak hanya tentang melihat keindahan fisiknya, tetapi juga memahami pentingnya candi ini dalam sejarah dan kebudayaan Indonesia.
Sejarah Mendetail Candi Prambanan: Kompleks Candi Hindu Terbesar di Indonesia

Candi Prambanan, yang berdiri megah sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, adalah monumen yang sarat dengan nilai sejarah dan spiritual.
Dibangun pada abad kesembilan Masehi, Candi Prambanan didedikasikan untuk Trimurti, tiga dewa utama dalam ajaran Hindu: Brahma sang Pencipta, Wisnu sang Pemelihara, dan Siwa sang Pemusnah dan Pencipta kembali.
Menurut prasasti Siwagrha, yang menjadi sumber utama informasi sejarah tentang Candi Prambanan, kompleks ini awalnya disebut “Siwagrha” atau rumah Siwa.
Nama ini tidak hanya mencerminkan dedikasi utama kompleks kepada dewa Siwa tetapi juga menandakan pentingnya tempat ini dalam pemujaan Siwa.
Dalam ruang utama candi, terdapat arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menguatkan fakta bahwa Candi Prambanan adalah pusat pemujaan Siwa.
Prasasti tersebut mencatat bahwa pembangunan Candi Prambanan dimulai sekitar tahun 856 Masehi oleh Rakai Pikatan.
Setelah itu, pengembangan lebih lanjut dilakukan oleh Balitung Maha Sambu pada masa kerajaan Medang Mataram, menandakan periode penting dalam sejarah arsitektur dan keagamaan di Jawa.
Nama “Prambanan” sendiri diduga berasal dari desa tempat candi ini berdiri. Ada spekulasi bahwa kata “Prambanan” merupakan evolusi dialek bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu “Para Brahman,” yang merujuk pada Brahman atau realitas abadi yang tertinggi dan teragung dalam ajaran Hindu.
Candi Prambanan tidak hanya menjadi simbol agama dan budaya tetapi juga menampilkan kemahiran arsitektural yang canggih dari masa itu, mencerminkan teknologi dan seni yang telah berkembang pesat pada zaman kerajaan-kerajaan di Jawa.
Sebagai situs warisan yang memiliki nilai historis yang dalam, Candi Prambanan terus menjadi subjek studi dan pengaguman, serta tujuan wisata yang penting di Indonesia.
Legenda Roro Jonggrang: Kisah Mistis di Balik Candi Prambanan
Candi Prambanan tidak hanya terkenal karena keindahan arsitekturnya tetapi juga karena kisah legendaris yang menyertainya, yang dikenal sebagai legenda Roro Jonggrang.
Legenda ini berputar di sekitar seorang putri cantik jelita bernama Roro Jonggrang, putri dari Raja Baka, yang memerintah di wilayah tersebut.
Menurut cerita, banyak pangeran dan raja muda yang datang mempersunting Roro Jonggrang, tetapi mereka semua ditolak karena gagal memenuhi syarat yang diajukan oleh sang putri.
Salah satu peminat yang gigih adalah Bandung Bondowoso, seorang pemuda dengan kekuatan supranatural. Karena takut dengan kemampuan magis Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang tidak berani menolak lamarannya secara langsung.
Sebagai gantinya, ia memberikan syarat yang hampir mustahil: membangun seribu arca dalam waktu satu malam.
Bandung Bondowoso menerima tantangan tersebut dengan bantuan para jin yang dipanggilnya melalui kekuatan magisnya.
Mereka bekerja keras membangun candi dan arca sepanjang malam. Saat karya tersebut hampir lengkap, dan hanya satu arca lagi yang belum selesai, Roro Jonggrang mencoba menggagalkan usaha Bandung Bondowoso.
Ia memerintahkan para pelayan untuk membakar jerami dan membuat suara-suara yang menirukan kokok ayam, menciptakan ilusi bahwa fajar telah tiba.
Para jin yang membantu Bandung Bondowoso, percaya bahwa matahari akan segera terbit, meninggalkan pekerjaan mereka dan menghilang.
Ketika Bandung Bondowoso menyadari bahwa dirinya telah ditipu oleh Roro Jonggrang, amarahnya memuncak.
Dalam kemarahan dan rasa kecewa, ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca batu yang terakhir untuk melengkapi seribu arca yang dimintanya.
Arca tersebut, yang sekarang dikenal sebagai arca Durga Mahisasuramardini, terletak di relung utara Candi Siwa di kompleks Candi Prambanan.
Legenda ini telah menjadi bagian dari warisan budaya setempat dan menambah dimensi mitologis dan romantis pada Candi Prambanan, menarik ribuan pengunjung yang tertarik tidak hanya dengan arsitektur candi tetapi juga dengan cerita rakyat yang kaya ini.
Panduan Lokasi dan Rute Perjalanan ke Candi Prambanan

Alamat Lengkap:
Candi Prambanan berada di Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompleks ini merupakan salah satu situs arkeologi paling penting dan dikenal sebagai situs warisan dunia yang memikat baik wisatawan domestik maupun internasional.
Rute Perjalanan:
Untuk mencapai Candi Prambanan dari pusat kota Yogyakarta, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 16,3 km. Perjalanan ini biasanya mengambil waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan bermotor, tergantung pada kondisi lalu lintas.
Jalan Raya Solo-Yogyakarta yang menghubungkan dua kota besar ini sering digunakan dan merupakan salah satu akses utama ke candi.
Informasi Jam Operasional di Candi Prambanan
Waktu Buka:
Candi Prambanan buka setiap hari dari pukul 07.00 WIB hingga 17.30 WIB. Penting untuk dicatat bahwa loket tiket dan pintu gerbang utama ditutup lebih awal dari jam operasional, yaitu pada pukul 17.00 WIB, sehingga pengunjung disarankan untuk tiba lebih awal.
Peraturan Khusus:
Pada hari Senin, pengunjung hanya diizinkan mengakses halaman sekitar candi, yang dikenal sebagai zona 2. Akses ke zona 1, yang berisi struktur candi utama, ditutup untuk umum guna perawatan rutin dan pelestarian situs.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa struktur bersejarah ini tetap terjaga dengan baik dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
Pengunjung yang berencana mengunjungi Candi Prambanan disarankan untuk merencanakan perjalanan mereka dengan mempertimbangkan informasi ini agar bisa mendapatkan pengalaman yang maksimal dan nyaman selama mengunjungi salah satu keajaiban arkeologi Indonesia ini.
Informasi Harga Tiket Masuk Candi Prambanan

Untuk memudahkan akses masuk ke Candi Prambanan, tiket dapat dibeli secara online, yang memberikan kemudahan dan efisiensi waktu bagi pengunjung. Saat membeli tiket secara online, pengunjung akan menerima e-ticket yang dilengkapi dengan kode QR.
Kode QR ini perlu ditunjukkan di loket tiket pada saat kedatangan. Petugas akan memindai kode QR pada e-ticket dan menukarkannya dengan QR yang akan digunakan untuk mengakses area Candi Prambanan.
Rincian Harga Tiket Masuk Candi Prambanan:
- Orang Dewasa Domestik: Rp 50.000 per orang.
- Anak-anak Domestik: Rp 25.000 per anak. (Biasanya untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun)
- Turis Asing Dewasa: Rp 362.500 per orang.
- Turis Asing Anak-anak: Rp 217.500 per anak.
Harga tiket tersebut memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan arsitektur dan nilai historis dari Candi Prambanan, salah satu situs warisan dunia yang kaya akan cerita dan legenda.
Pengunjung disarankan untuk memeriksa website resmi atau platform pemesanan tiket untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai harga tiket dan kebijakan terkait lainnya, mengingat bisa terjadi perubahan harga atau kebijakan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Dengan tiket ini, pengunjung tidak hanya dapat menikmati pemandangan candi tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang sejarah dan budaya yang terkait dengan situs ini, menjadikan kunjungan ke Candi Prambanan pengalaman yang berharga dan informatif.
Eksplorasi Candi Prambanan membuka wawasan kita tentang kecanggihan dan kedalaman sejarah peradaban di Indonesia.
Dengan mengunjungi dan mempelajari lebih lanjut tentang candi ini, kita tidak hanya menyaksikan keindahan arsitekturnya tetapi juga menghargai warisan budaya yang telah bertahan melalui berbagai masa.
Semoga pengalaman ini menginspirasi lebih banyak penghargaan dan upaya pelestarian terhadap situs-situs bersejarah yang tak ternilai ini, memastikan mereka tetap mengagumkan untuk generasi yang akan datang.








