7 Ide Bisnis Franchise Modal Kecil dengan Potensi Untung Besar

Avatar photo

S. Ikrar

Ide Bisnis Franchise Modal Kecil dengan Potensi Untung Besar

Bisnis Waralaba, Cara Pintar Memulai Usaha

Pengen punya usaha sendiri tapi takut mulai dari nol? Tenang, bisnis franchise atau waralaba bisa jadi solusinya!

Dengan sistem yang sudah terbukti dan brand yang dikenal, kamu bisa langsung jualan tanpa pusing bikin resep, branding, atau sistem manajemen dari awal.

Menariknya, sekarang sudah banyak franchise modal kecil yang bisa dimulai dari Rp5 jutaan aja, tapi punya potensi cuan besar.

Cocok buat kamu yang baru mulai terjun ke dunia bisnis atau cari penghasilan tambahan.

Berikut ini 7 ide bisnis franchise modal kecil yang patut kamu pertimbangkan – lengkap dengan biaya awal, kelebihan, dan estimasi balik modal (BEP).

1. Nyoklat Kress – Minuman Cokelat Kekinian

Biaya Awal: Mulai dari Rp4,5 juta
Estimasi BEP: Sekitar 2–3 bulan

Kelebihan:

  • Menu sederhana, berbasis cokelat dengan topping kekinian seperti keju, oreo, bubble, hingga biskuit
  • Sudah termasuk booth portable, banner, peralatan, seragam, dan bahan baku awal
  • Sistem franchise tanpa royalti bulanan
  • Target pasar jelas: pelajar, mahasiswa, dan pecinta minuman manis

Nyoklat Kress adalah salah satu pionir bisnis minuman cokelat di Indonesia. Dengan rasa yang familiar dan harga terjangkau (sekitar Rp5.000–Rp10.000), minuman ini mudah dijual di berbagai lokasi strategis seperti depan sekolah, area kampus, pasar, hingga stasiun.

Brand ini juga aktif di media sosial, memberikan dukungan marketing digital untuk mitranya.

Sabana Fried Chicken – Makanan Cepat Saji Populer

Biaya Awal: Mulai dari Rp20 juta
Estimasi BEP: Sekitar 5–6 bulan

Kelebihan:

  • Brand lokal dengan reputasi kuat, sudah beroperasi sejak tahun 2006
  • Sistem operasi mudah dijalankan (deep-fried ayam, sambal, dan nasi kemasan)
  • Bebas biaya royalti dan tanpa sistem bagi hasil
  • Support menyeluruh dari pusat: pelatihan, peralatan, bahan baku, SOP, dan media promosi

Sabana menyasar segmen menengah-bawah dengan harga ayam goreng yang ramah kantong.

Karena popularitasnya tinggi di pasar tradisional dan kawasan padat penduduk, usaha ini berpeluang mencetak repeat order harian.

Cocok untuk kamu yang ingin bisnis makanan yang tahan krisis dan selalu dicari.

3. Pisang Nugget Kece – Snack Kekinian Modal Mini

Biaya Awal: Sekitar Rp6 juta
Estimasi BEP: 2–4 bulan

Kelebihan:

  • Menu kreatif dan tren: pisang nugget dengan berbagai topping (keju, matcha, cokelat)
  • Proses pembuatan mudah, bisa dikerjakan oleh satu orang
  • Paket kemitraan sudah termasuk bahan baku, booth mini, dan alat masak
  • Desain booth modern dan Instagramable

Snack ini populer di kalangan anak muda dan keluarga, menjadikannya ideal untuk buka di depan ruko, bazar kuliner, atau pinggir jalan. Harga jual per box mulai Rp10.000, dengan margin keuntungan tinggi.

Brand ini juga membantu mitra dengan materi promosi dan pelatihan online.

4. LaundryKlin – Bisnis Laundry Kiloan Praktis

Biaya Awal: Mulai dari Rp10 juta
Estimasi BEP: 6–8 bulan

Kelebihan:

  • Laundry kiloan tetap dibutuhkan sepanjang tahun
  • Dapat dijalankan dari rumah atau kios kecil
  • Software manajemen laundry tersedia dalam sistem franchise
  • Pusat memberikan training, SOP operasional, dan kemudahan refill chemical laundry

LaundryKlin cocok untuk wilayah kos-kosan, perumahan padat, hingga apartemen. Mitra juga mendapat pelatihan manajemen bisnis, pemasaran, dan teknis mesin cuci.

Dengan sistem digital dan integrasi aplikasi, operasional laundry jadi lebih rapi dan efisien.

5. Kebab Turki Baba Rafi – Franchise Kuliner Internasional

Biaya Awal: Mulai dari Rp10 juta (paket booth mini)
Estimasi BEP: Sekitar 4–6 bulan

Kelebihan:

  • Brand besar dengan lebih dari 1.000 outlet di Indonesia dan luar negeri
  • Menu beragam: kebab, burger, roti cane, hingga minuman
  • Pusat menyediakan pelatihan karyawan, bahan baku berkala, dan bantuan promosi digital
  • Model kemitraan tersedia untuk booth, kafe, hingga gerobak keliling

Baba Rafi merupakan contoh waralaba yang bisa dikelola fleksibel: di rumah, food court, atau gerai kaki lima.

Menu yang bisa di-take away atau delivery menjadikannya relevan di era layanan pesan antar.

6. Haus! Indonesia – Minuman Kekinian Favorit Anak Muda

Biaya Awal: Mulai dari Rp8–10 juta
Estimasi BEP: 3–5 bulan

Kelebihan:

  • Menyasar generasi milenial dan Gen Z dengan menu kekinian (cheese tea, kopi susu, boba series)
  • Dukungan branding digital sangat kuat (Instagram, TikTok)
  • Sistem kemitraan tersedia dalam paket booth hingga gerai mini
  • Harga jual kompetitif, tapi tetap menguntungkan mitra

Haus! Indonesia sangat populer di kota-kota besar dan daerah berkembang. Mereka menyediakan training, supply bahan berkualitas, serta alat pendukung.

Dengan modal minim dan brand kuat, peluang balik modal cepat sangat terbuka.

7. Teh Poci – Franchise Minuman Tradisional dengan Sentuhan Modern

Biaya Awal: Mulai dari Rp7 juta
Estimasi BEP: 3–4 bulan

Kelebihan:

  • Brand teh legendaris dengan nilai nostalgia tinggi
  • Menu dikembangkan modern: teh tarik, teh susu, hingga topping jelly
  • Paket usaha termasuk booth, teko keramik khas, dan bahan awal
  • Dukungan supply dan pelatihan dari pusat

Teh Poci menjadi alternatif menarik di tengah tren minuman kekinian. Harga jual murah meriah (sekitar Rp5.000–Rp8.000) tapi volumenya tinggi.

Sangat cocok untuk lokasi ramai dengan lalu lintas pejalan kaki tinggi, seperti stasiun, terminal, atau sekitar kampus.

Tips Memilih Franchise Modal Kecil yang Menguntungkan:

  1. Cek legalitas dan rekam jejak brand – Hindari yang belum jelas sistemnya.
  2. Pastikan dukungan penuh dari pusat – Mulai dari pelatihan, bahan baku, hingga promosi.
  3. Pilih lokasi strategis – Sekitar sekolah, perkantoran, atau komplek padat penduduk.
  4. Kalkulasi BEP realistis – Hitung pengeluaran harian dan potensi penjualan dengan jujur.

Peluang Besar Dimulai dari Modal Kecil

Bisnis franchise sekarang makin terjangkau dan fleksibel. Dengan modal mulai dari Rp5–10 jutaan, kamu sudah bisa punya usaha sendiri tanpa harus merancang semuanya dari nol.

Kuncinya ada di konsistensi, lokasi yang pas, dan semangat jualan.

Jadi, dari 7 ide franchise di atas, mana yang paling cocok buat kamu? Yuk mulai langkah pertama menuju penghasilan tambahan (atau bahkan utama) dari bisnis yang udah siap jalanin!

Artikel Terkait