Pulau Kemaro, Pulau Unik Nan Eksotis di Palemban

Avatar photo

S. Ikrar

Pulau Kemaro, Pulau Unik Nan Eksotis di Palemban
Foto: Sandi Nopriyanto/Google Maps https://maps.google.com/maps/contrib/114883152657768508416

Temukan keunikan dan keindahan Pulau Kemaro di Palembang, pulau eksotis dengan sejarah dan budaya yang menarik.

Palembang, ibu kota Sumatera Selatan, tidak hanya dikenal sebagai kota yang kaya akan sejarah dan kuliner khasnya, tetapi juga memiliki daya tarik wisata yang menarik. Salah satu tempat wisata yang sangat ikonik di Palembang adalah Pulau Kemaro.

Terletak di tengah Sungai Musi, Pulau Kemaro menawarkan pesona eksotis yang memikat dan kaya akan nilai budaya serta sejarah.

Pulau ini merupakan destinasi favorit bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin merasakan nuansa perpaduan budaya Tionghoa dan Palembang yang kental.

Sejarah Pulau Kemaro

Pulau Kemaro bukan hanya sekadar pulau biasa, melainkan menyimpan cerita legenda cinta yang penuh dengan misteri dan nilai sejarah yang panjang.

Pulau ini sering kali dikaitkan dengan kisah cinta tragis antara seorang putri Palembang bernama Siti Fatimah dan seorang pangeran Tionghoa yang bernama Tan Bun An.

Menurut legenda, Tan Bun An datang ke Palembang untuk berdagang dan kemudian jatuh cinta pada Siti Fatimah. Keduanya saling mencintai dan berencana untuk menikah. Sebagai tanda cinta dan rasa hormat, Tan Bun An membawa hadiah emas untuk keluarga Siti Fatimah.

Namun, dalam perjalanan kembali ke Tiongkok, terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan emas tersebut dibuang ke sungai. Tan Bun An, yang merasa kecewa, melompat ke Sungai Musi untuk mencari emas tersebut, diikuti oleh Siti Fatimah.

Keduanya tenggelam dan tidak pernah ditemukan. Sebelum melompat, Siti Fatimah sempat berpesan agar setelah ia tenggelam, sebuah bukit akan muncul di lokasi tenggelamnya, dan memang, Pulau Kemaro muncul di tempat tersebut.

Legenda ini menambah daya tarik magis Pulau Kemaro, menjadikannya sebagai salah satu tempat yang sarat dengan kisah romantis dan misteri yang mampu menarik wisatawan untuk datang dan mengetahui lebih banyak tentang cerita ini.

Daya Tarik Wisata Pulau Kemaro

Daya Tarik Wisata Pulau Kemaro
Foto: Isnai Ilham Aufadhuha/Google Maps

Salah satu hal yang membuat Pulau Kemaro begitu menarik adalah keberadaan Pagoda Sembilan Lantai yang menjulang tinggi. Pagoda ini menjadi simbol utama dari Pulau Kemaro dan merupakan daya tarik utama bagi pengunjung.

Dibangun dengan arsitektur khas Tionghoa, pagoda ini memancarkan keindahan yang eksotis. Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati pemandangan indah Sungai Musi dan hamparan hijau di sekitar pulau.

Pagoda ini tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga menjadi pusat kegiatan religius bagi masyarakat Tionghoa, terutama saat perayaan Cap Go Meh, yang merupakan bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek.

Selain pagoda, terdapat pula Kelenteng Hok Tjing Rio yang menjadi tempat ibadah umat Buddha Tionghoa. Kelenteng ini sering kali dipadati oleh para peziarah yang datang untuk berdoa dan melakukan upacara keagamaan.

Bangunan kelenteng yang megah dan dihiasi ornamen-ornamen khas Tionghoa ini menjadi salah satu daya tarik utama Pulau Kemaro, terutama bagi wisatawan yang tertarik dengan budaya Tionghoa.

Di Pulau Kemaro juga terdapat Makam Tan Bun An dan Siti Fatimah yang menjadi simbol cinta abadi antara keduanya.

Makam ini sering kali menjadi tempat yang dikunjungi oleh wisatawan yang ingin mengenang kisah cinta tragis tersebut, sekaligus menyampaikan doa-doa bagi kedua tokoh legendaris tersebut.

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro

Pulau Kemaro tidak hanya menjadi tempat wisata biasa, tetapi juga menjadi pusat perayaan kebudayaan Tionghoa yang meriah, terutama saat perayaan Cap Go Meh.

Setiap tahun, perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro menarik ribuan pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Perayaan ini diadakan sebagai puncak dari rangkaian Tahun Baru Imlek dan selalu berlangsung dengan sangat meriah.

Selama Cap Go Meh, Pulau Kemaro dipenuhi dengan berbagai kegiatan budaya, seperti barongsai, liong, dan pertunjukan seni tradisional lainnya.

Suasana di pulau ini dipenuhi dengan kemeriahan lampion-lampion yang menyala terang, musik tradisional Tionghoa, serta aroma dupa dan kembang api.

Para pengunjung yang datang tidak hanya bisa menikmati keindahan Pulau Kemaro, tetapi juga bisa merasakan langsung keunikan budaya Tionghoa yang masih terjaga dengan baik di Palembang.

Akses Menuju Pulau Kemaro

Akses Menuju Pulau Kemaro
Foto: Tjiunggu Tjermin/Google Maps

Pulau Kemaro terletak sekitar 6 km dari pusat Kota Palembang dan bisa diakses dengan mudah melalui Sungai Musi.

Salah satu cara paling umum untuk menuju Pulau Kemaro adalah dengan menaiki perahu atau ketek, yang bisa ditemukan di sekitar kawasan Benteng Kuto Besak dan Jembatan Ampera.

Perjalanan menggunakan ketek memakan waktu sekitar 30 menit, dan selama perjalanan, pengunjung bisa menikmati pemandangan Sungai Musi yang indah, termasuk beberapa landmark ikonik Palembang seperti Jembatan Ampera.

Selain menggunakan ketek, tersedia juga kapal-kapal wisata yang lebih besar dan nyaman untuk para wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Beberapa kapal wisata bahkan menyediakan pemandu yang akan menjelaskan tentang sejarah dan keunikan Pulau Kemaro selama perjalanan.

Keindahan Alam dan Kehidupan di Pulau Kemaro

Keindahan Alam dan Kehidupan di Pulau Kemaro
Foto: Cesar Zc/Google Maps

Meskipun Pulau Kemaro adalah pulau kecil, keindahan alam yang dimilikinya sangat menakjubkan. Pulau ini dikelilingi oleh pepohonan hijau dan memiliki udara yang segar, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin mencari ketenangan.

Di pulau ini, pengunjung bisa bersantai sambil menikmati panorama Sungai Musi yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Tidak hanya itu, Pulau Kemaro juga menjadi habitat bagi beberapa spesies burung yang sering kali terlihat berterbangan di sekitar pulau.

Ini menjadikan Pulau Kemaro sebagai destinasi yang cocok bagi pecinta alam dan fotografi, yang ingin mengabadikan momen-momen indah di tempat yang eksotis ini.

Penutup

Pulau Kemaro adalah salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Palembang. Dengan perpaduan budaya, sejarah, dan keindahan alam yang memukau, Danau Ranau menawarkan pengalaman wisata yang unik dan tak terlupakan.

Baik Anda tertarik dengan legenda cinta Tan Bun An dan Siti Fatimah, atau sekadar ingin menikmati keindahan arsitektur pagoda serta kelenteng di pulau ini, Pulau Kemaro selalu memberikan kesan yang mendalam bagi setiap pengunjungnya.

Jika Anda berkunjung ke Palembang, pastikan Pulau Kemaro masuk dalam daftar destinasi yang Anda kunjungi.

Artikel Terkait

Tags