Bisnis franchise atau waralaba menjadi salah satu pilihan terbaik untuk memulai usaha, terutama bagi pemula yang belum berpengalaman dalam membangun merek sendiri.
Dengan sistem yang sudah teruji dan dukungan dari pusat, Anda bisa memulai usaha hanya dengan modal di bawah Rp50 juta.
Apakah bisnis dengan modal kecil bisa memberikan keuntungan besar? Jawabannya: bisa, jika Anda memilih franchise yang tepat.
Rekomendasi Franchise Murah di Bawah Rp50 Juta
Berikut ini adalah daftar 10 franchise murah di bawah Rp50 juta yang menjanjikan keuntungan dan cocok dijalankan di berbagai lokasi seperti dekat kampus, pusat keramaian, hingga area perumahan.
1. Teh Poci
Modal Awal: Mulai dari Rp8 juta
Jenis Usaha: Minuman teh
Keunggulan:
- Sudah dikenal luas di Indonesia
- Bahan baku dari pusat
- Dukungan pelatihan dan alat kerja
Estimasi Balik Modal: 4–6 bulan
Cocok untuk pemula yang ingin usaha minuman ringan dengan risiko rendah.
2. Nyoklat Kress
Modal Awal: Mulai dari Rp10 juta
Jenis Usaha: Minuman cokelat kekinian
Keunggulan:
- Menu sederhana dan disukai semua usia
- Operasional mudah
- Bisa buka di depan rumah atau kios kecil
Estimasi Balik Modal: 3–5 bulan
Franchise minuman manis dengan modal hemat dan pangsa pasar luas.
3. Kopi Mesin Seduh (KMS)
Modal Awal: Mulai dari Rp15 juta
Jenis Usaha: Kopi kekinian tanpa barista
Keunggulan:
- Menggunakan mesin otomatis
- Tidak butuh skill meracik kopi
- Sistem kemitraan lengkap dengan booth
Estimasi Balik Modal: 5–7 bulan
Sangat cocok untuk lokasi strategis seperti kampus atau area perkantoran.
4. Martabak Mini Rainbow
Modal Awal: Rp10 juta – Rp15 juta
Jenis Usaha: Makanan ringan
Keunggulan:
- Menu unik dan disukai anak-anak
- Bisa dijual di car free day atau bazar
- Booth fleksibel dan tidak butuh tempat besar
Estimasi Balik Modal: 3–4 bulan
5. Tahu Go!
Modal Awal: Rp30 juta – Rp40 juta
Jenis Usaha: Camilan tahu goreng crispy
Keunggulan:
- Produk cepat saji yang diminati
- Skema bisnis transparan
- Teruji laku keras di berbagai kota
Estimasi Balik Modal: 5–6 bulan
6. Bakso Benhil
Modal Awal: Rp25 juta – Rp40 juta
Jenis Usaha: Makanan berat (bakso)
Keunggulan:
- Menu favorit masyarakat Indonesia
- Dukungan bahan baku dan SOP dari pusat
- Cocok untuk usaha jangka panjang
Estimasi Balik Modal: 6–9 bulan
7. Pisang Nugget Kece
Modal Awal: Rp20 juta – Rp35 juta
Jenis Usaha: Camilan pisang goreng modern
Keunggulan:
- Tampilan menarik dan variatif
- Tidak memerlukan tempat luas
- Modal cepat berputar
Estimasi Balik Modal: 3–5 bulan
8. D’Crepes Mini Booth
Modal Awal: Rp40 juta – Rp50 juta
Jenis Usaha: Jajanan crepes
Keunggulan:
- Brand dikenal luas
- Produk praktis dan variatif
- Disukai oleh anak muda dan keluarga
Estimasi Balik Modal: 6–8 bulan
9. Sabana Fried Chicken
Modal Awal: Rp25 juta – Rp45 juta
Jenis Usaha: Ayam goreng cepat saji
Keunggulan:
- Rasa bersaing dengan merek besar
- Harga jual terjangkau
- Proses produksi mudah dipelajari
Estimasi Balik Modal: 6–9 bulan
10. Es Teh Solo
Modal Awal: Rp10 juta – Rp20 juta
Jenis Usaha: Minuman teh segar ala tradisional
Keunggulan:
- Bahan baku murah dan mudah
- Tidak butuh peralatan mahal
- Target pasar sangat luas
Estimasi Balik Modal: 2–4 bulan
Tips Memilih Franchise Murah yang Tepat
Sebelum memilih franchise dengan modal minim, perhatikan beberapa hal penting berikut:
1. Pilih produk yang sesuai dengan tren dan kebutuhan pasar.
Misalnya minuman kekinian, camilan, atau makanan cepat saji yang selalu dicari.
2. Periksa sistem dukungan dan pelatihan dari franchisor.
Pastikan kamu mendapatkan pelatihan awal, bahan baku, SOP, hingga dukungan promosi.
3. Pastikan legalitas dan kejelasan kontrak kemitraan.
Hindari franchise abal-abal yang hanya menjual alat tanpa sistem.
4. Cek testimoni mitra lain.
Lihat ulasan di media sosial atau grup komunitas franchise sebelum mengambil keputusan.
Dengan modal di bawah Rp50 juta, Anda sudah bisa memiliki bisnis sendiri melalui skema franchise. Kuncinya adalah memilih produk yang sesuai minat, pasar yang potensial, dan kemitraan dengan sistem yang jelas.
Dari minuman kekinian seperti Teh Poci atau Nyoklat Kress, hingga camilan gurih seperti Tahu Go! atau Sabana, semua bisa menjadi ladang cuan bila dikelola dengan konsisten dan penuh strategi.
Mulai dari sekarang, jangan hanya jadi penonton – jadilah pelaku usaha!








